Harmoni Seni dalam MAN-IFEST: Ekspresi Budaya Penuh Makna di MAN Sumenep
MAN Sumenep – Jurnalistik - Pagelaran Seni Budaya MAN Sumenep dalam rangka MAN-IFEST yang mengusung tema “Harmoni Gerak dan Rasa di Tanah Pusaka” berlangsung meriah di Aula Graha Wiyata, Kamis (2/4/2026). Acara ini secara khusus diikuti oleh seluruh siswa kelas XII sebagai bentuk penutup perjalanan mereka di bangku madrasah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Madrasah Aliyah Negeri Sumenep, Drs. H. Zaini Mukhsin, dalam sambutannya, beliau berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian acara dengan penuh semangat guna mengembangkan potensi dan kreativitas diri secara maksimal. "Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian acara ini dengan penuh semangat guna mengembangkan potensi dan kreativitas diri secara maksimal," ujar Bapak Haji Mukhsin.

Kemudian dilanjutkan dengan penampilan tari dari ekstrakurikuler tari serta penampilan musik dari ekstrakurikuler band MAN Sumenep yang sukses memukau para penonton sebagai pembuka.

Memasuki acara inti, rangkaian kegiatan beralih dari Aula Graha Wiyata menuju lapangan MAN Sumenep. Berbagai penampilan tari kreasi dan musik etnik, khususnya tong-tong, disajikan secara bergantian, menghadirkan suasana yang semakin meriah dan penuh antusiasme.

Setiap penampilan diawali dengan drama singkat yang mengangkat kisah kehidupan masyarakat hingga latar kerajaan, sehingga memberikan alur cerita yang menarik dan penuh makna. Seluruh penampilan yang disuguhkan terasa begitu memukau.

Alur cerita yang tidak mudah ditebak membuat penonton terus terhanyut dalam setiap adegan. Selain itu, konsep yang matang serta kostum yang dikenakan juga terlihat begitu detail dan mendukung keseluruhan penampilan.

Hal ini menjadikan pagelaran tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai wujud kreativitas dan totalitas siswa dalam menampilkan karya terbaik mereka. Setelah rangkaian penampilan di lapangan selesai, acara kembali beralih ke Aula Graha Wiyata.

Pada sesi ini, penampilan lebih difokuskan pada drama musikal yang menggabungkan unsur seni peran, tari, dan musik dalam satu kesatuan yang utuh.

Suasana pun terasa lebih mendalam dan emosional, di mana setiap cerita disampaikan dengan penghayatan yang kuat, memberikan kesan tersendiri bagi para penonton sekaligus menjadi penutup yang berkesan dari keseluruhan rangkaian acara. Sebagai penutup, pagelaran MAN-IFEST ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga menjadi momen berharga yang mempererat kebersamaan dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh warga madrasah. Melalui kegiatan ini, semangat berkarya dan kecintaan terhadap budaya diharapkan terus tumbuh dalam diri setiap siswa.
Kontributor : Syifa, Aza, Dimas
Editor : Heri
Operator : Nadia